Juni 07, 2012

MOTHER^^





Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?
Mother, don't worry, I'm fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay.
Mother, how are you today?


Verse
I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?




Antri ala Peserta KKN


Wajah-Wajah Mahasiswa Peserta KKN

Tingkah Laku Peserta yang mulai tak sabar

Korban Antrian KKN hingga no. urut 2xxxx (he...he...)


Padat euy.....

Antri Sembako Ala Peserta KKN


Juni 04, 2012

REVOLUSI INDUSTRI




1.   Sejarah Singkat
Revolusi Industri yaitu perubahan yang cepat di bidang ekonomi yaitu dari kegiatan ekonomi agraris ke ekonomi industri yang menggunakan mesin dalam mengolah bahan mentah menjadi bahan siap pakai. Revolusi Industri telah mengubah cara kerja manusia dari penggunaan tangan menjadi menggunakan mesin. Istilah "Revolusi Industri" diperkenalkan oleh Friedrich Engels dan Louis-Auguste Blanqui di pertengahan abad ke-19.
Revolusi ini ditandai dengan penyebaran Pencerahan, keberhasilan para filsuf dan karya  - karya mereka. Mereka berupaya memperluas kemampuannya dalam menguasai alam dan memperbanyak pengetahuannya. Yang terpenting, dalam kaitannya dengan ekonomi, mereka bertekad mengurangi dan mengganti kerja kasar atau tenaga manusia dengan mesin. Kecenderungan ini terjadi menjelang tahun 1750, di Prancis, Jerman, Nederland dan terutama di Inggris.
Revolusi industri, pertama kali, ditandai dengan penggunaan mesin untuk pabrik pemintalan kapas. Dari tahun 1760-1870 banyak disaksikan penggunaan mesin-mesin ini. Salah satu yang dikembangkan adalah mesin pemintal benang yang diberi nama “Jenny” yang diciptakan James Hargreaves, pada tahun 1767. Penemuan-penemuan ini, pada gilirannya mendorong munculnya sistem pabrik. Pada perkembangan selanjutnya, dengan ditemukan mesin uap yang bisa dipergunakan sebagai penggerak mesin berat, sistem pabrik menjadi semakin berkembang.   Pada gilirannya, sistem kerja mesin-mesin dalam pabrik ini kemudian melahirkan temuan-temuan mesin baru yang mendorong lahirnya industri-industri besar berikutnya.
Pada tahap berikutnya, munculnya industri-industri besar hasil penemuan mesin-mesin “sederhana” sebelumnya, melahirkan penemuan dalam bidang tranportasi, kereta api, kendaraan bermesin (otomobil), navigasi uap (kapal uap), telegram dan alat-alat pertanian. Kenyataan ini, pada gilirannya juga melahirkan industri baru untuk mendukung  penemuan-penemuan tersebut.

2.      Dampak Revolusi Industri
Penemuan tidak hanya di Inggris melainkan juga merambah ke negara lain seperti Perancis, Italia, Belanda, Amerika Serikat , dst. Pada tahun 1851 ratu Victoria membuka pameran mesin-mesin. Selain itu pada tampak bertebaran pusat-pusat industri dan pertambangan di seluruh Inggris.
1. Dampak politik:
·         Persaingan menguasai tanah jajahan
·         Timbulnya kapitalisme modern. Kapitalisme adalah susunan ekonomi yang berpusat pada keberuntungan perseorangan, di mana uang memegang peranan yang sangat penting.
·         Tanah jajahan untuk tempat penanaman modal, pemasaran hasil industri, sumber bahan mentah.
Di dalam kapitalisme modern ini, si kapitalis merupakan produsen, pedagang dan distributor. Sebagai produsen ia membutuhkan bahan mentah untuk kebutuhan industri, serta sebagai pedagang atau pembagi barang-barang hasil produksi industri ia membutuhkan pasar. Untuk menjamin kebutuhan-kebutuhan itu ia mempengaruhi politik negaranya supaya mendapat tanah-tanah jajahan yang dapat digunakan sebagai sumber pengambilan bahan mentah dan pasar barang industri. Oleh karena itu, akhirnya apa yang disebut dengan kapitalisme modern terjadi.
 
2. Dampak sosial:
·         Muncul pusat-pusat industri
·         Terjadinya urbanisasi, di mana penduduk daerah pertanian berduyun-duyun pindah ke kota-kota industri untuk bekerja sebagai buruh perusahaan sehingga lahan pertanian menjadi kosong, sedangkan daerah industri sangat padat pendudukannya.
·         Polusi udara
·         Peningkatan mutu kualitas kehidupan masyarakat, hidup menjadi lebih dinamis, manusia bisa menciptakan berbagai produksi untuk memenuhi kebutuhannya.
·         Nasib buruh tidak diperhatikan, terutama pengunaan buruh anak-anak dan wanita. upah buruh yang murah menyebabkan timbulnya keresahan yang berakibat pada munculnya kriminalitas dan kejahatan. Harga barang menjadi murah. Mengapa bisa murah? Coba bayangkan berapa ongkos produksi sehelai baju yang diproduksi dengan mesin dibandingkan produksi dengan alat-alat tradisional!
·         Timbulnya golongan borjuis dan golongan buruh. Pertentangan antara kedua golongan tersebut menimbulkan sosialisme dan kemudian komunisme.

3.   Solusi Revolusi Industri
Upaya untuk memperbaiki nasib buruh dan masalah sosial di Inggris melahirkan aliran sosialisme dan revolusi sosial yang ditandai dengan keluarnya undang-undang berikut ini:
1.      Catholic Emancipation Bill (1829) menetapkan hak yang sama bagi umat protestan dan katolik untuk menjadi pegawai negeri dan anggota parlemen . Sebelumnya berlaku Test Act sejak tahun 1673 yang melarang umat katolik menjadi pegawai negeri dan anggota Parlemen, sehingga mereka banyak yang pindah terutama ke Amerika.
2.      Abolition Bill (1833) berisi penghapusan system perbudakan di daerah jajahan Inggris.
3.      Factory Act (1833) yang menetapkan:
a.    Anak-anak yang berusia 9 tahun tidak boleh dipekerjakan sebagai buruh perusahaan dan tambang.                       
b.   Anak  -anak di atas usia 9 tahun boleh bekerja 9 jam sehari dengan 2 jam mendapat pendidikan dari majikan.
Pada tahun 1842 muncul undang-undang yang melarang kaum wanita dan anak-anak untuk bekerja di perusahaan tambang. Mengapa demikian? karena keadaan yang menyedihkan seperti pada gambar 1.6, mereka bekerja di lorong-lorong pertambangan yang gelap di bawah tanah dengan badan dirantai. Bekerja lebih dari 10 jam per hari dengan gaji rendah.
4.      Poor Law (1834) berisi pendirian rumah-rumah bagi pengemis dan penganggur agar tidak berkeliaran. Bantuan bagi yang berusia lanjut serta perawatan bagi penganggur dan pengemis yang cacat atau sakit.

Download disini! Revolusi Industri pdf.

TOILET BIOGAS


Percaya nggak kalau kotoran manusia sama bergunanya dengan kotoran hewan? Tidak mengherankan jika sebagian besar orang tidak mempercayai hal itu, mengingat selama ini kotoran manusia akan selalu berakhir pada septic tank sedangkan kotoran hewan akan memberikan banyak manfaat bagi tumbuhan dengan digunakan sebagai pupuk, dan bahan bakar berupa biogas. Padahal tahu nggak sih, kalo urine kita (manusia) sebagian besar mengandung unsur NH3 yang sangat berguna jika digunakan sebagai pupuk tanaman terutama buah-buahan. Sementara kotoran manusia dalam bentuk padat juga dapat diolah  menjadi biogas untuk digunakan dalam keperluan sehari-hari.
Konsep toilet biogas di perkenalkan oleh  Bindeshwar Pathak (Sulabh International Social Service), seorang berkebangsaan India. Konsep pembuatan toilet biogas ini bertujuan untuk mengurangi pemanasan global, dengan cara mengubah kotoran manusia menjadi senyawa biogas yang dapat dijadikan tenaga listrik atau bahan bakar untuk memasak . sedangkan cairan urine manusia dapat dijadikan berbagai macam pupuk.
Cara kerja toilet biogas :


Dengan menyediakan bak-bak penampung, yang berfungsi seperti septic tank sebagai penerima kotoran langsung dari toilet atau biasa disebut digester, akan tetapi digester ini tidak hanya berfungi sebagai penerima kotoran saja tetapi juga sebagai tempat pengolahan kotoran organik menjadi menjadi biogas. Pengolahan biogas menggunakan air dengan perbandingan 1:1, tidak terlalu banyak tidak pula terlalu sedikit. Dikarenakan air sangat penting dalam proses biologi pembuatan biogas.
Untuk mendapatkan biogas yang diinginkan, digester haruslah bersifat anaerobik dengan suhu 27-28 0C. Hal ini berkaitan dengan “kesenangan” hidup bakteri pemproses biogas pada tempat yang tak boleh ada oksigen sehingga kotoran organik yang dimasukkan ke dalam bioreaktor bisa dikonversi mikroba. Keberadaan udara menyebabkan gas CH4 tidak  terbentuk. Oleh karena itu maka bejana pembuat biogas harus dalam keadaan tertutup rapat.
Proses ini akan selesai dalam waktu 7 hari,maka gas metana (CH4)sudah terbentuk dan siap dialirkan untuk keperluan memasak.




Pemanfaatan toilet biogas ini dapat dilakukan secara individu pada setiap rumah tangga, dapat pula dilakukan secara komunal  pada toilet umum. Pemanfaatan secara komunal, memliki tangki pengolahan lebih dari 1 tangki, bahkan biogas yang dihasilkan pun nantinya dapat memberikan keuntungan, karena tidak hanya di pakai diri sendiri tetapi juga bisa di jual.


Sejauh ini konsep toilet biogas telah diterapkan di beberapa wilayah Indonesia dan menunjukkan hasil yang memuaskan bagi penggunanya, walaupun penggunanya masih dalam jumlah yang sedikit. Hal ini disebabkan pengadaan toilet biogas ini kurangnya pendekatan dan sosialisasi yang cukup pada masyarakat.
Pada konsep perencanaan suistainable sanitation di Indonesia pun mulai memperhitungkan pengadaan menyeluruh teknologi toilet biogas ini, guna menekan  rendahnya dampak pemanasan global dan mendapatkan sumber energi baru. Walaupun terkesan menjijikan dengan menggunakan kotoran manusia sebagai bahan bakar, tetapi kenapa tidak dicoba? Toh teknologi toilet biogas demi kehidupan bumi yang lebih baik.